NEWS

Article Cover

29 Desember 2023

Peningkatan Kapabilitas Umkm Melalui Pendampingan Adalah Kunci UMKM Dapat Go Global

Peningkatan Kapabilitas UMKM melalui Pendampingan Adalah Kunci UMKM dapat Go Global Sebagai motor penggerak perekonomian nasional, UMKM memiliki potensi sangat besar untuk masuk pasar global, terlebih jika dapat dikelola dan didukung penuh oleh negara dan berbagai stakeholder. Pengalaman masa pandemi menunjukkan bahwa UMKM yang dapat meningkat kinerjanya adalah UMKM yang go global dan UMKM yang go digital.

 

Namun di lain sisi, seperti yang kita ketahui bersama, pelaku UMKM di Indonesia sangat didominasi oleh  pelaku usaha skala mikro, yaitu sekitar 99.6%. Adapun pula kontribusi UMKM Indonesia terhadap ekspor nasional masih terbatas. UMKM yang merupakan kelompok usaha dengan jumlah entitas lebih dari 65 juta dan tingkat penyerapan tenaga kerja yang dominan, hanya menyumbang sekitar 15,6% dari total nilai ekspor nasional. Proporsi tersebut relatif masih rendah jika dibandingkan dengan kontribusi ekspor UMKM di negara lain, seperti Tiongkok sebesar 60%, Korea Selatan sebesar 48%, dan negara-negara tetangga, yakni Singapura sebesar 41% dan Thailand sebesar 29% (INDEF, 2021).

 

Apabila dilihat dari potensinya, Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar di ASEAN dan satu-satunya negara ASEAN yang masuk 20 negara perekonomian terbesar (G20). Selain itu, Indonesia juga merupakan negara ASEAN dengan kekayaan alam dan suku budaya terbesar. Oleh sebab itu, potensi peningkatan ekspor dari UMKM Indonesia masihlah sangat besar.

 

Peningkatan kapabilitas dari UMKM melalui pendampingan adalah kunci agar UMKM dapat berdaya saing secara global dan dapat menaikkan tingkat usahanya ke jenjang yang lebih tinggi, yang mana secara paralel juga akan meningkatkan taraf hidup dari para pelakunya. Pendampingan dapat dilakukan oleh semua pihak yang berkepentingan mulai dari pemerintah maupun swasta. UMKM harus diberikan pendampingan untuk bagaimana caranya meningkatkan kualitas produknya serta pendampingan mendapatkan pasar potensial di luar negeri. Tak lupa, dukungan dari masyarakat Indonesia sendiri untuk memakai produk-produk lokal produksi UMKM kita juga sangat penting perannya. Diharapkan produk lokal kita dapat menjadi raja di rumahnya sendiri dan go global. (BPP)

 

Bela Putra Perdana, M.M. Fasilitator PPEJP KEMENDAG Founder Inkubator Bisnis UMKM SEACORPMUDA COO Rumah Tempe Indonesia Kurator UMKM @bela_perdana

Lihat Detail
Article Cover

18 November 2023

Membangun Portofolio Digital UMKM Indonesia

Dalam era digital yang terus berkembang saat ini, memiliki portofolio digital telah menjadi suatu keharusan bagi perseorangan ataupun unit bisnis yang ingin membangun jaringan dan memperluas jejak online mereka. Terlebih lagi bagi seorang individu yang melakukan sebuah aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara profesional, portofolio digital memberikan sejumlah manfaat yang tak terbantahkan. Beberapa alasan mengapa portofolio digital sangat penting diantaranya adalah portofolio digital memberikan ruang pada UMKM untuk bisa menampilkan profil bisnis secara lengkap, disertai bukti-bukti nyata dari kinerja bisnis yang bisa ditelusuri secara digital. Bagi calon mitra usaha, hal ini mempermudah dalam menilai apakah sebuah bisnis UMKM sesuai dengan kebutuhan proyek atau kerja sama yang ditawarkan. Selain itu dengan mempublikasikan portofolio digital, UMKM dapat meningkatkan visibilitas online bisnis yang dijalankan sehingga memungkinkan untuk lebih mudah ditemukan oleh calon klien, konsumen, atau rekan bisnis yang mungkin sedang mencari informasi terkait produk atau jasa yang dimiliki.

 

Portofolio digital juga dapat membantu UMKM dalam membangun citra merek (branding) sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen atau mitra bisnis dan pada akhirnya dapat mendukung aktivitas pemasaran. Portofolio digital juga memfasilitasi proses jaringan dan kolaborasi. Ketika sebuah bisnis UMKM berhubungan dengan profesional atau perusahaan lain, bisnis tersebut dapat dengan mudah berbagi tautan portofolio untuk memberikan gambaran langsung tentang bisnis yang dikelola, hal Ini dapat menjadi faktor kunci dalam membangun kemitraan dan peluang kolaborasi.

 

Membangun portofolio digital memerlukan pemilihan media yang tepat agar dapat efektif mempresentasikan bisnis yang sedang dikelola. Beberapa media yang umumnya digunakan untuk membangun portofolio digital antara lain melalui situs web bisnis, blog, platform portofolio khusus seperti Behance, Dribbble (untuk desainer), LinkedIn (personal branding) atau GitHub (untuk pengembang), yang dirancang khusus untuk memamerkan portofolio kreatif. Platform lain seperti market place, lapak e-commerce, video display seperti tiktok, youtube, shorts dan bisa juga menggunakan sosial media pada umumnya. Memilih media yang sesuai dengan jenis bisnis UMKM yang sedang dikelola dan preferensi presentasi bisnis adalah kunci untuk membangun portofolio digital yang kuat. Kombinasi beberapa media juga bisa menjadi strategi yang efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Lihat Detail
Article Cover

03 Juni 2023

Tentang BNSP

Badan nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personil dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja. Pembentukan BNSP merupakan bagian integral dari pengembangan paradigma baru dalam sistem penyiapan tenaga kerja yang berkualitas.

Berbeda dengan paradigma lama yang berjalan selama ini, sistem penyiapan tenaga kerja dalam format paradigma baru terdapat dua prinsip yang menjadi dasarnya, yaitu: pertama, penyiapan tenaga kerja didasarkan atas kebutuhan pengguna (demand driven); dan kedua, proses diklat sebagai wahana penyiapan tenaga kerja dilakukan dengan menggunakan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi (Competency Based Training / CBT). Pengembangan sistem penyiapan tenaga kerja dengan paradigma baru ini dimulai pada awal tahun 2000 yang ditandai dengan ditandatanganinya Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara Menteri Tenaga Kerja, Menteri Pendidikan Nasional, Ketua Umum Kadin Indonesia.

BNSP memiliki visi untuk menjadi lembaga otoritas sertifikasi profesi yang independen dan terpercaya dalam menjamin kompetensi tenaga kerja di dalam maupun luar negeri. Kemudian visi tersebut dijabarkan menjadi misi BNSP ke depannya, yaitu:
1. Mengembangkan sistem sertifikasi kompetensi profesi yang terpercaya.
2. Meningkatkan rekognisi dan daya saing tenaga kerja Indonesia di dalam maupun di luar negeri.
3. Membangun kerjasama saling pengakuan sertifikasi kompetensi secara internasional.

In-House Program
Pelatihan internal (in-house training) dan sertifikasi BNSP dapat dilakukan secara ekslusif di organisasi / instansi anda dengan menghubungi 0821 3989 0088 (Fitri)

BERANDA

Lihat Detail
Article Cover

02 Juni 2023

Sertifikat BNSP Memberi Anda Keunggulan Kompetitif

Kita harus sadar bahwa dunia kerja di tingkat nasional dan bahkan internasional sekarang ini menuntut untuk tersedianya tenaga kerja yang memiliki keahlian (skill) dan pengetahuan (knowledge) pada setiap bidangnya. Sudah banyak sekali organisasi/instansi yang menuntut agar sumber daya manusianya mendapatkan sertifikasi profesi yang kredibel. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang industri / korporasi dan dunia akademik (tenaga pendidik, dosen) adalah tuntutan era 4.0 yang tidak dapat dihindarkan.

Di beberapa negara bahkan memberi aturan bahwa tenaga kerja yang ingin bekerja haruslah mendapatkan sertifikasi kompetensi yang diakui oleh badan sertifikasi negara yang sah. Di Indonesia Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) adalah badan independen yang dibentuk pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di semua bidang profesi.

Berikut ini merupakan beberapa alasan kenapa setiap profesi membutuhkan sertifikat BNSP:
1. Membuktikan kepada badan usaha bahwa “saya mempunyai keterampilan dan keahlian” pada bidang yang digeluti.
2. Memperoleh pengakuan kompetensi profesi secara nasional.
3. Menumbuhkan keyakinan diri akan kemampuan sendiri.
4. Menjadi kelebihan tersendiri bagi profesional dalam proses rekruitmen.
5. Untuk memenuhi tuntutan sistem industri (ISO, SNI) yang memiliki aturan agar personil profesional memiliki sertifikasi kompetensi resmi.

In-House Program
Pelatihan internal (in-house training) dan sertifikasi BNSP dapat dilakukan secara ekslusif di organisasi / instansi anda dengan menghubungi 0821 3989 0088 (Fitri)

BERANDA

Lihat Detail
Article Cover

13 Mei 2023

Peran Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram dalam Memajukan UMKM

UMKM memiliki peran strategis, baik yang bersifat sosial maupun ekonomis, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dari segi sosial, UMKM mampu menyerap tenaga kerja sehingga diharapkan mampu mengentaskan kemiskinan, dan dari fungsi ekonomi, UMKM menyediakan berbagai barang dan jasa untuk berbagai kalangan.

 

Untuk mendukung keberhasilan peran strategis UMKM, Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (FE-UWM) di Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan yang fokus terhadap isu-isu ekonomi turut serta dalam upaya memajukan UMKM melalui peran Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa:

Pelaksanaan pendidikan, seperti: Meningkatkan literasi dunia UMKM dengan menjadi narasumber dan menulis opini tentang UMKM, Inkubasi Bisnis, dan Koperasi Mahasiswa, mengenalkan usaha kepada pelajar sejak dini melalui kegiatan “Widya Mataram Got Talent”, serta memasukkan materi UMKM dalam mata kuliah Kewirausahaan dan Bisnis di semua Program Studi (Akuntansi, Manajemen, dan Prodi Kewirausahaan).

 

Peran langsung terhadap pelaku UMKM adalah melalui TIM Penggerak UMKM FE-UWM yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dengan melaksanakan Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat berupa: Pendampingan terhadap UMKM yang tersebar di beberapa wilayah khususnya wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai tingkat dusun, kecamatan, hingga provinsi, seperti pendampingan tentang strategi pemasaran UMKM di Dusun Kronggahan Trihanggo, pendampingan kewirausahaan di Kecamatan Kraton Yogyakarta, dan lain sebagainya.

 

Selama pandemi COVID-19 Tim Penggerak UMKM FE-UWM melakukan pendampingan secara online untuk UMKM di luar Yogyakarta untuk hal-hal yang memungkinkan dilakukan jarak jauh, seperti pembukuan, perijinan legalitas usaha, dan Bisnis Model Canvas (BMC). Lalu pendampingan langsung ke lapangan untuk bertahan di tengah ketidakpastian, seperti pelatihan digital marketing, product packaging di Up2K Gedongkiwo Yogyakarta dan beberapa isu penting terkait strategi bisnis pelaku UMKM di tengah pandemi Covid-19 di beberapa titik wilayah Yogyakarta. Target pengembangan dilakukan mulai dari start up business oleh kalangan muda dan berbagai usaha mulai tingkat Ultra Mikro hingga UMKM dari berbagai jenis industri. (TPU)

Lihat Detail
Article Cover

13 Mei 2023

Produk Khas Bumi Paguntaka

Kota Tarakan atau disebut dengan istilah lainnya adalah Bumi Paguntaka, daerah ini secara geografis adalah daerah kepulauan yang terisolasi dari daratan Kalimantan dan berbatasan langsung dengan laut Sabah Malaysia. Karena kondisi geografis seperti itu Tuhan menganugerah salah satu potensi hasil laut yang terbilang “langka” yang hanya ada di Pulau Tarakan Kalimantan Utara dan salah satu daerah di Pulau Sumatera yaitu Ikan Papija dengan sebutan nama lokal, sedangkan sebutan nama nasional adalah Ikan Nomei.

 

Salah satu sosok perempuan yang terbilang inspiratif yang mengeluti usaha pengelolaan dan pemasaran hasil laut Ikan Papija adalah ibu Siti Halijah. Tertempa oleh kondisi lingkungan keluarga yang merubah impiannya yang mulanya bercita-cita menjadi perawat, karena kondisi “menjelma” menjadi pelaku UMKM di bidang hasil laut. Usaha ini sebagai regenerasi dari orang tua, karena bapak meninggal pada saat mencari bahan baku (mencari ikan). Berawal dari peristiwa tersebut dan ditambah merasa kasihan melihat ibu serta tuntutan kondisi ekonomi maka beliau memberanikan diri melanjutkan usaha dengan meminjam modal awal Rp 25 juta dari bank. Modal inilah yang terus-menerus diputar sampai dapat memiliki berbagai aset seperti rumah kos. Dan sekarang, pada sisi sosial ekonominya dapat mengurangi pengangguran yang ada di sekitar lokasi usaha walaupun penyerapan tenaga kerjanya masih relatif kecil yaitu mempekerjakan sebanyak 10 orang sebagai karyawan dan 30 orang sebagai nelayan. Pemasaran produknya sampai ke luar negeri yaitu Tawau Sabah Malaysia dan secara regional Balikpapan Kalimantan Timur dan lokal. Produk Ikan Papija adalah produk khas Kota Tarakan sekaligus sebagai oleh-oleh khas, yang masyarakat lokal juga menamakan ikan tipis atau ikan kerupuk, selain sebagai lauk dapat juga dijadikan sebagai cemilan. (AI) 

Lihat Detail
1 2 Next › Last »